Jumat, 27 November 2015

Turki Khawatis dengan Sistem Antipesawat S-400 Rusia

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Reuters)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan khawatir dengan penempatan sistem pertahanan udara S-400 Rusia di perbatasan Suriah-Turki pasca-penembakan pesawat militer Rusia oleh F-16 Turki. Erdogan memperingatkan Moskow, pihaknya akan mengambil tindakan jika ada pesawat Turki yang ditembak jatuh.

Erdogan mengatakan, 27/11/2015, Turki akan “mengambil langkah” jika sistem rudal S-400 Rusia menembak jatuh pesawatnya yang memasuki wilayah udara Suriah.

Sejak insiden ditembak jatuhnya pesawat Sukhoi Su-24 Rusia oleh jet tempur F-16 Turki pada Selasa 24 November, hubungan kedua negara masih dalam keadaan tegang. Dalam peristiwa itu seorang pilot Rusia tewas setelah diterjang peluru pemberontak Suriah saat berusaha menyelamatkan diri dari pesawat.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut insiden itu sebagai pengkhianatan dan menuduh Turki telah merencanakan penembakan tersebut. Di lain pihak, Turki bersikeras tindakan itu diambil karena pesawat Rusia telah melanggar wilayah udaranya, dan menuntut Kremlin untuk meminta maaf kepada Turki.

Rusia segera mengirim sistem rudal S-400 ke perbatasan Suriah untuk menembak jatuh semua ancaman yang menyasar pesawat-pesawat militernya. Sementara Turki langsung meluncurkan tindakan balasan dengan mengirimkan tank serta 18 unit pesawat tempurnya ke daerah perbatasan.
Okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
>